Yuk, Menabung di 'Bank Akhirat'. Bunganya Menggiurkan
Ketika ingin menabung atau mendepositokan uang di bank konvensional, biasanya para nasabah akan mencari bank yang memberikan bunga paling besar. Di samping segi keamanannya dan keterpercayaannya.
Jika di bank-bank konvensional mungkin hanya menawarkan beberapa belas persen dalam setahun, bank yang satu ini menawarkan bunga 700 persen untuk tiap kali setoran. Bukan dalam setahun, tapi setiap kali setoran diberikan bunga 700 persen.
Yang Menyebabkan Masuk Surga atau Neraka
Rasulullah ditanya tentang sebab-sebab paling banyak yang memasukkan manusia ke Syurga, Beliau menjawab, "ketaqwaan kepada Allah dan akhlak mulia". Beliau ditanya lagi tentang sebab-sebab paling banyak yang memasukkan manusia ke Neraka, Beliau menjawab, "Mulut dan Kemaluan".
So, akhlak mulia itu buah taqwanya pada Allah, kalau tidak maka mulutnya penuh dusta, gosip, fitnah, hujatan dan kemaluanpun berzina. Zina adalah seburuk-buruk akhlak dalam mencari jalan kesenangan.
Doa Terhindar dari Malas
Malas itu biang penyakit, biang kebodohan, biang kemiskinan, biang kemunduran, biang minder, biang kekalahan & biang pnderitaan. Tanda orang munafik malas ibadah, terutama sholat (QS4:142), karena itu Rasul mengajarkn doa agar terhindar dari malas.
Seputar Ibadah Qurban
Qurban dalam bahasa Arab artinya dekat, ibadah qurban artinya menyembelih hewan sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ibadah qurban disebut juga "udzhiyah" artinya hewan yang disembelih sebagai qurban. Ibadah qurban disinggung oleh al-Qur'an surah al-Kauthar "Maka dirikanlah shalat untuk Tuhanmu dan menyembelihlah".
Keutamaan Puasa Syawal
Abu Ayyub Al-Anshari radhiallahu 'anhu meriwayatkan, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : "Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun . (HR. Muslim).
Imam Ahmad dan An-Nasa'i, meriwayatkan dari Tsauban, Nabi shallallahu 'alaihi wasalllam bersabda: "Puasa Ramadhan (ganjarannya) sebanding dengan (puasa) sepuluh bulan, sedangkan puasa enam hari (di bulan Syawal, pahalanya) sebanding dengan (puasa) dua bulan, maka itulah bagaikan berpuasa selama setahun penuh." ( Hadits riwayat Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam "Shahih" mereka.)









