Jihad dengan Bahasa Indonesia
Apa alasan jihad itu? James T Collins penulis buku Malay, World Languange: a short history yang telah diterjemahkan dan diterbitkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Bahasa Melayu Bahasa Dunia: Sejarah Singkat menyatakan bahwa bahasa Melayu berkembang dari tempat asalnya pada masa prasejarah di Kalimantan Barat hingga menyebar dengan cepat ke Sumatra, Semenanjung Malaya, Jawa bagian utara, Kalimantan bagian utara dan timur, Filipina Barat, serta Indonesia bagian timur. Melayu yang identik dengan Islam terlihat dari batu nisan orang Islam yang ditulis pada 1380 ditemukan di dekat Minye Tujoh (Sumatra Utara).
RAHASIA ZIKIR
Seorang pria menemui Rasulullah SAW dan bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah agama itu?" Rasulullah SAW bersabda, “Akhlak yang baik.” Kemudian, ia mendatangi Nabi SAW dari sebelah kanannya dan bertanya,” Wahai Rasulullah, apakah agama itu?” Dia bersabda, ”Akhlak yang baik.” Kemudian ia mendatangi Nabi SAW dari sebelah kirinya, ”Apakah agama itu?” Rasulullah SAW bersabda lagi, ”Akhlak yang baik.” Kemudian, ia mendatangi Rasulullah SAW dari belakang dan bertanya, ”Apa agama itu?” Rasulullah SAW menoleh kepadanya dan bersabda, ”Belum jugakah engkau mengerti? Agama itu akhlak yang baik. Sebagai contoh, janganlah engkau marah.”
BERANTAS PORNOGRAFI DENGAN QLP!
Walau sempat mengundang pro dan kontra, tapi tinggal menunggu waktu, Satgas Anti Pornografi akan segera hadir ditengah bangsa ini. Ada sebab, pasti ada akibat. Begitupula dengan adanya satgas ini, muncul karena beberapa alasan, yaitu: Pertama, kebebasan pornografi di Indonesia, terutama melalui internet, telah menempati urutan ke-2 di dunia setelah Swedia; kedua, banyaknya korban pornografi yang sebagian besar adalah para remaja atau pelajar. Survey Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terhadap 4500 siswa SMP & SMA di 12 kota besar di wilayah Indonesia th 2007 menyatakan 97,0% pernah nonton film porno, 93,7 % pernah ciuman, petting, oral seks,62,7 % remaja SMP tidak perawan, 21,2 % remaja SMU pernah aborsi; ketiga, khusus di Jabodetabek, 67 % dari 2.818 siswa SD kelas 4-6 pernah mengakses informasi pornografi; keempat,tentang tingkat aborsi di Indonesia, khususnya di kalangan remaja, terus meningkat akibat pornografi. Setiap tahun di Indonesia diperkirakan terjadi sekitar 2,3 juta kasus aborsi per tahun yang menjadikan Indonesia menjadi ladang pembantaian manusia terbesar di dunia tiap tahunnya. Jumlah korban ini sangat besar dibandingkan korban jiwa segala peperangan yang terjadi dimuka bumi ini. Contoh: perang Dunia II hanya menelan korban jiwa 407.316 orang dan perang Dunia I hanya 116.708 orang. Aborsi ini terjadi karena kegagalan kontrasepsi, kebutuhan hidup yang tak mencukupi, kehamilan remaja dan aborsi spontan; kelima, hasil penelitian ahli bedah syaraf USA, Dr. Donald Hilton yang menyatakan bahwa adiksi narkoba merusak 3 (tiga) bagian otak manusia, sedangkan adiksi pornografi merusak 5 (lima) bagian otak manusia; dan keenam, masih adanya operator warnet dan usaha-usaha jasa informatika lainnya yang berbasis IT yang membiarkan atau memberikan kemudahan akses membuka situs-situs porno.
MUSLIMAH BERPITA MERAH
Perempuan berjilbab itu matanya tetap saja terpejam. Ia tergolek lemas tanpa daya, terbujur kaku di atas kasur tanpa ada gerakan. Jika pun disebut gerakan itu hanya helaan nafasnya saja yang naik turun, tanda ia masih hidup. Orang-orang yang mengelilinginya hanya mampu menatapnya, sebagian dari mereka nampak melantunkan do`a-do`a. Sesaat kemudian, seseorang yang merupakan relawan dari sebuah LSM, yang beberapa bulan ini setia menyambanginya, menghampiri dan menempatkan pita berwarna merah di atas kedua telapak tangan perempuan itu yang sedang dalam posisi sedekap. Lalu, nampak seorang lelaki tua, ia bapak dari si perempuan itu, juga datang menghampiri. Tapi, ia menghampiri sambil mendekatkan mulutnya ke telinga perempuan itu dan membisikan kalimat tahlil “laa ilaaha illallah”.
Donor Darah di JIC
Jakart Islamic Centre bekerja sama dgn PMI DKI Jakarta
Mengundang dalam penyelenggaraan Donor Darah pada hari Jum'at, 9 Maret 2012 di Ruang Audio Visual Jakarta Islamic Centre pkl. 11.00 s/d 15.00









